Selasa, 15 Februari 2011

PUISIKU


Aku memuja sang pemilik cinta
Aku memuja sang pemilik hati
Aku memuja sang pemilik rindu

Aku yang dicipta sempurna
Aku yang dicipta sejati
Aku yang dipuja rindu

Ada “Rabi'ah” yang kau cipta bernama
Inilah dia wanita terpahat dalam dada-jiwa
Dia selalu menggeletar kurindu
Dan aku berteriak “Rabi'ah” cinta pada jagad raya
Agar Ia mendengarku
Dan aku memanggil “Rabi'ah” cinta pada samudra
Agar Ia menyapaku

Duhai penguasa cintanya
Duhai penguasa hatinya
Duhai penguasa rindunya

Satukan cintanya denganku yang kau cipta sempurna
Satukan hatinya denganku yang kau cipta sejati
Satukan rindunya denganku yang dipuja rindu

Sejatimu akan mengerti, Aku merindumu “Rabi'ah”


















Tuhan...
Andai rembulan itu sang dewi tersenyum
Seperti pernah kudengar dalam dongeng
Jelmakan Ia sebagai pujaan
Walau mungkin hanya bayangan atau angan
Turunkan biar kugandeng
Atau engkau beri aku sayap seperti burung
Aku akan terbang ke awan
Agar dapat kukecup bibirnya yang ranum

Tuhan...
Andai awan adalah tempat para dewata
Seperti pernah kudengar dalam cerita
Aku ingin tinggal di sana
Sebagai dewa cinta
Membawa busur cinta
Akan kupanah setiap hati wanita
Biar mabuk asmara

Tuhan...
Andai bayangan adalah kawan
Ia selalu ikut badan dan berteman
Aku ingin Ia jadi pengusir kesepian ini....

Tidak ada komentar: